Apa itu Krisis Iklim?

Krisis Iklim itu apa sih?

Krisis Iklim, sesuai namanya, adalah sebuah krisis yang dialami masyarakat di seluruh dunia disebabkan perubahan iklim. Perubahan iklim terjadi ketika suhu rata-rata bumi meningkat dalam jangka waktu yang lama, disebabkan gas rumah kaca yang terjebak di stratosfer. Gas rumah kaca disebabkan kegiatan manusia yang melepaskan emisi ke udara, khususnya pembakaran energi fosil serta penggundulan dan penggunaan lahan.

Kenapa disebut krisis?

Karena dampak dari perubahan iklim sangat berpengaruh pada kelangsungan hidup manusia. Di antaranya, kondisi tempat tinggal, ketersediaan pangan, kesehatan, keselamatan hidup dan bahkan keamanan negara.

Ah masa? Kok gak ada dari itu semua yang kita rasakan sekarang?

Pertama, kita belum melihat yang terburuk dari krisis iklim karena iklim butuh waktu yang lama untuk berinteraksi dengan ekosistem. The worst is yet to come. Dampak terbesar dari pemanasan global yang kita sebabkan sekarang baru akan dirasakan oleh generasi setelah kita. 

Kedua, dampak dari krisis iklim itu gak serentak dan gak merata, karena beberapa tempat di bumi ini lebih sensitif terhadap iklim dari tempat lainnya. Ada beberapa tempat yang sudah merasakan krisis iklim. California baru saja mengalami salah satu kebakaran terhebatnya karena pemanasan global. Beberapa titik kebakaran hutan di Australia semakin parah karena suhu meningkat. Beberapa negara di Afrika sudah mengalami krisis air bersih karena kemarau dan gletser yang mengering. Di Indonesia, desa-desa pesisir di Demak sudah perlahan ‘dimakan’ tepi laut karena perubahan iklim.

 

Krisis iklim, perubahan iklim, dan pemanasan global itu hal yang sama gak sih?

Ya, ketiganya merujuk kepada fenomena yang sama. Dulu, ini semua disebut pemanasan global karena kita masih fokus pada fenomena alamnya. Kemudian istilah itu mulai diganti dengan perubahan iklim agar kita lebih fokus pada efeknya terhadap iklim. Akhir-akhir ini, karena keadaan semakin genting, banyak yang mulai mengganti perubahan iklim menjadi ‘krisis iklim’, ‘darurat iklim’ atau climate emergency, dan ‘kerusakan iklim’ atau climate breakdown.

 

Perubahan iklim ada hubungannya dengan ozon yang bolong gak?

Perubahan iklim dengan lubang ozon bukan hal yang sama, dan keduanya gak saling menyebabkan yang lain.

Lubang ozon adalah area di stratosfer di atas Antartika di mana gas klorin dan bromin dari klorofluorokarbon (CFC) yang diproduksi manusia dan halon telah menghancurkan molekul ozon.

Dalam beberapa hal, keduanya bisa berhubungan walaupun gak signifikan. Contohnya CFC yang melubangi ozon juga gas rumah kaca yang menyebabkan pemanasan global, tapi konsentrasinya kecil banget. Selain itu, sebenarnya lubang di ozon punya efek ‘mendinginkan’ bumi. Lapisan ozon bersifat menyerap radiasi matahari, dan lubangnya itu sebenarnya memungkinkan sebagian radiasi ini untuk ‘kabur’ dari stratosfer.

 

Berapa derajat lebih panas bumi sekarang dibandingkan dengan masa lalu?

Sejak tahun 1880 (dimulainya Revolusi Industri), suhu rata-rata bumi telah naik sekitar 1 derajat celsius. 

Berapa derajat suhu bumi bakal naik di masa depan? Berapa derajat yang kita hindari?

IPCC — atau Intergovernmental Panel on Climate Change, badan ilmiah dunia yang bertanggungjawab atas fakta ilmiah perubahan iklim, memprediksikan kalau dengan emisi yang kita keluarkan sekarang akan membuat bumi lebih panas 1.5 derajat di tahun 2100 nanti. Beberapa climate modelling dari ilmuwan iklim bervariasi, mulai dari 2 derajat sampai di atas 4 derajat celsius di tahun 2100.

 

4 derajat kayaknya angka yang gak terlalu besar deh?

Kita berbicara suhu rata-rata bumi, termasuk suhu laut dan permukaan bumi. Perbedaan sedikit aja sangat signifikan terhadap ekosistem di bumi. FYI, ilmuwan memprediksikan di puncak Zaman Es (sekitar 20,000 tahun yang lalu) suhu rata-rata bumi sekitar 4 derajat lebih dingin dari sekarang. Bandingkan Zaman Es dengan sekarang, dan juga dengan bumi yang lebih panas nanti. Bedanya hanya 4 derajat aja!

 

Dimana kalau mau belajar lebih jauh tentang perubahan iklim?

Laporan IPCC adalah pedoman utama saat ini, walaupun bahasanya masih sulit dipahami untuk publik.

NASA juga punya website interaktif dan cukup mudah dipahami untuk mengetahui fakta mengenai perubahan iklim.

SDG Academy juga baru-baru ini mengeluarkan beberapa online course untuk mempelajari ilmu di balik perubahan iklim.

Kalau itu semua terlalu sulit diakses? Artikel-artikel di website ini akan membahas the science behind climate change dengan lebih asik dan bisa dipahami. Pantau terus website kami!